Langsung ke konten utama

Materi Shorof Dasar bagian ke-2 (Pembagian Bab dalam Tashrif)

Tabel Pembagian Bab Tashrif
Setelah kita bahas Mengenai Pengertian Shorof, pada tulisan ini saya akan menyampaikan Materi mengenai Jumlah Bab yang terdapat dalam Shorof atau Tashrif.

Secara keseluruhan Jumlah Bab Tashrif adalah 35 Bab yang terbagi kedalam dua bagian, yaitu Tsulatsi (Jumlah huruf pada Fi'il Madhi nya 3) dan Ruba'i (Jumlah huruf Pada Fi'il Madhi nya 4), sebagai berikut.

1. Tsulatsi, terbagi kepada dua bagian.
a. Tsulatsi Mujarrod, yaitu Fi'il bangsa 3 huruf yang kosong dari huruf penambah (Murni jumlah hurufnya 3) terdiri dari 6 Bab.
b. Tsulatsi Mazid, yaitu Fi'il bangsa 3 huruf yang ditambahkan huruf lain. Terbagi kepada 3 bagian.
1). Nau'ul Awwal, Fi'il bangsa 3 huruf yang ditambahkan 1 huruf penambah, maka total nya menjadi 4 huruf. Terdiri dari 3 Bab.
2). Nau'u ats-Tsani, Fi'il bangsa 3 huruf yang ditambahkan 2 huruf penambah, maka totalnya menjadi 5 huruf/Khumasy. Terdiri dari 5 Bab.
3). Nau'u ats-Tsalits, Fi'il Bangsa 3 huruf yang ditambahkan 3 huruf penamabah, maka totalnya menjadi 6 Huruf/Sudasy. Terdiri dari 4 Bab.

2. Ruba'i, terbagi kedalam dua bagian.
a. Ruba'i Mujarrod, Fi'il bangsa 4 huruf yang kosong dari huruf penambah (murni jumlah hurufnya 4) terdiri dari 1 Bab, yang memiliki Syibhun(kembaran)  sebanyak 6 Bab. Maka totalnya menjadi 7 Bab.
b. Ruba'i Mazid, yaitu Fi'il Bangsa 4 huruf yang ditambahkan huruf lain. Terbagi kepada dua bagian.
1). Nau'ul Awwal, Fi'il bangsa 4 huruf yang ditambahkan 1 huruf penambah, maka totalnya menjadi 5 huruf/Khumasy. Terdiri dari 1 Bab
2). Nau'u ats-Tsani, Fi'il bangsa 4 huruf yang ditambah 2 huruf penambah, maka totalnya menjadi 6 huruf/Sudasy. Terdiri dari 2 Bab
Lalu terdapat Mulhaq Wazan Tadahkhroja sebanyak 5 Bab
Dan terakhir Mulhaq Ihronjama sebanyak 2 Bab.

Catatan:
1. Fahami dan usahakan Hafal bagan di atas dengan cara didownload.
2. Untuk lebih mendalam silahkan Anda buka Kitab Amtsilatuttashrifiyyah.

Wallahu A'lam Bishawab.

Penulis : Handi Nurohman

Kitab Rujukan : Matan Bina' karya Imam Abdullah Dunqozyy

Kritik, Saran dan Koreksi
handinurohman1@gmail.com

Atau Via WhatsApp :
085860991847

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Tafsir Raudhatul 'Irfan karya K.H. Ahmad Sanusi

Halaman Depan Tafsir Raudhatul 'Irfan Nama Tafsir Raudhatul 'Irfan sudah tidak asing lagi di kalangan Ulama dan Pondok Pesantren di Jawa Barat. Kitab yang menjadi salah satu rujukan Tafsir di Tanah Pasundan ini dikarang oleh seorang Ulama besar sekaligus Pejuang asal Sukabumi yang bernama K.H. Ahmad Sanusi yang Lahir di Cantayan Sukabumi pada tahun 1889 M, wafat di sukabumi Pada 31 Juli 1950 M.  Santri Gunung Puyuh mengenalnya sebagai " Mama Sanusi ". Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengabadikan nama Kitab ini menjadi nama sebuah Masjid Raya Provinsi, yang terletak di ujung Lingkar Jalur Selatan, Kabupaten Sukabumi. Nama Lengkap Tafsir Ini ialah Raudhatul 'Irfan Fii Marifati al-Qur'an. Yang berarti Kebon rupa-rupa elmu pikeun nganyahokeun maksudna Al-Qur'an. (Taman macam-macam ilmu untuk mengetahui maksud Al-Qur'an.) Salah satu ciri khas Tafsir ini yaitu berbahasa Sunda yang tentunya memudahkan setiap pambaca untuk memahami isi Al-Qur'an....

Mengingat Kembali Nasihat Kyai Deddy Ismatullah Mahdi

Prof. Dr. K.H. Deddy Ismatullah Mahdi adalah seorang Ulama sekaligus Pakar Hukum Tata Negara yang namanya tak asing lagi di kalangan Ulama serta Akademisi Jawa Barat dan Nasional. Santri Gunung Puyuh mengenalnya sebagai "Pak Ajeungan Prof Deddy" . Lahir di Sukabumi 5 Juli 1957 dari Pasangan K.H. A.M. Badry Sanusi dan Ny. Hj. Hasanah. Beliau tumbuh dalam Lingkungan keluarga yang Religius-Nasionalis. Kakeknya, K.H. Ahmad Sanusi merupakan seorang pejuang kemerdekaan yang pernah tergabung dalam BPUPKI tahun 1945. Ia menamatkan Pendidikan dasar hingga menengah atasnya di Sukabumi. Kemudian melanjutkan Pendidikan Tinggi di Beberapa Perguruan Tinggi di Jawa Barat dan Jakarta. Dengan berkonsentrasi pada bidang Ilmu Hukum. Sejak kecil ia dibimbing dan dibina langsung oleh Ayahnya, sehingga ia memiliki wawasan yang sangat luas, baik wawasan Islam maupun pengetahuan umum. Hingga Tak ayal banyak institusi dan organisasi yang pernah dipimpinnya, dari mulai Keagamaan, sosial, hukum...